Wabup Ketapang Lantik Kepala Desa Tempurukan Hasil Pergantian Antar Waktu

oleh -14 Dilihat
Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir melantik Kades Tempurukan hasil pergantian antar waktu.

RUANG.IO, KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir melantik Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Tempurukan, Saparudin, Rabu 4 Februari 2026.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan roda pemerintahan desa sekaligus penguatan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ketapang menyampaikan bahwa pelantikan Kepala Desa PAW ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Usai prosesi pelantikan, Wakil Bupati juga memberikan arahan umum kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjalankan pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Penjabat (Pj) Kepala Desa sebelumnya yang telah mendedikasikan diri dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pj Kepala Desa Tempurukan dan pihak-pihak lain yang telah menjalankan tugas dengan baik selama masa transisi kepemimpinan,” ucap Wabup.

Selain itu, Wabup juga menjelaskan bahwa mutasi dan penugasan aparatur pemerintahan, baik di tingkat desa maupun kecamatan, merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penilaian pimpinan.

Ia mencontohkan keberhasilan sejumlah wilayah yang mampu menorehkan prestasi dan berharap capaian positif tersebut dapat ditularkan ke wilayah lain, khususnya di Kecamatan Muara Pawan dan wilayah utara Kabupaten Ketapang, terlebih dalam waktu dekat daerah tersebut akan menjadi tuan rumah kegiatan tingkat kabupaten.

Dalam dialog bersama masyarakat, Wakil Bupati membuka ruang diskusi dan menyerap langsung aspirasi yang disampaikan oleh Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Ia mengakui bahwa dalam mekanisme perencanaan pembangunan, baik melalui musyawarah desa, kecamatan, hingga kabupaten, masih terdapat aspirasi masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodir.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem penyaluran aspirasi agar lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Wabup menegaskan bahwa prioritas pembangunan di wilayah pedesaan tetap difokuskan pada sektor-sektor yang menjadi hajat hidup orang banyak, seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan.

“Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan dukungan sarana dan prasarana penunjang produktivitas masyarakat. Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa,” harapnya.

Terkait kondisi fiskal daerah, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan efisiensi anggaran akibat kebijakan nasional.

Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan anggaran, khususnya untuk pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung ketahanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.