Dua Kapal Pengangkut BBM Tiba di Ketapang, Bupati Desak Segera Distribusi ke SPBU  ‎

oleh -14 Dilihat
oleh
banner 468x60

Ruang.io, KETAPANG – Dua kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) tiba di Kabupaten Ketapang, Jumat 16 Oktober 2026.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo turun langsung ke Jobber untuk memastikan kesiapan distribusi ke seluruh SPBU di Kabupaten Ketapang.

banner 336x280

Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi yang sebelumnya di inisiasi oleh Bupati Ketapang kepada para pihak beberapa hari lalu.

‎Dalam peninjauan tersebut, Alexander Wilyo memastikan 2 kapal pengangkut BBM telah tiba dan distribusi BBM ke SPBU serta Pertashop dijadwalkan mulai dilakukan pada siang hari.

‎Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pasokan BBM di Kabupaten Ketapang, menyusul kesulitan masyarakat mendapatkan bahan bakar dalam beberapa waktu terakhir.

‎Bupati meminta pihak Jobber segera menyalurkan BBM ke seluruh SPBU dan Pertashop agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan seperti sediakala.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang berpotensi memperburuk kondisi di lapangan.

‎“Kami sudah melihat langsung bahwa kapal pengangkut BBM sudah datang dan siang ini akan didistribusikan ke SPBU dan Pertashop,” ujar Bupati.

‎Alex turut mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi kesulitan BBM untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, baik dengan melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan serta termasuk mempolitisasi persoalan tersebut ke kepentingan kelompok.

‎Menurutnya, kondisi ini harus disikapi secara bijaksana dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Seluruh pihak diharapkan ikut menjaga situasi tetap kondusif sembari menunggu distribusi BBM kembali normal.

‎Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kesulitan yang terjadi.

Ia mengakui bahwa persoalan distribusi BBM bukan merupakan kewenangan langsung pemerintah daerah. Meski demikian, dirinya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu memastikan kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi.

‎“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas kondisi yang terjadi. Walaupun ini bukan kewenangan langsung pemerintah daerah, kami tetap berusaha semaksimal mungkin agar kebutuhan masyarakat terhadap BBM bisa kembali normal,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Koordinasi dan upaya di lapangan terus dilakukan agar distribusi BBM segera berjalan dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.