Peringati Hari Desa Nasional, Alexander Wilyo: Perkuat Peran Desa, Wujudkan Ketapang Maju dan Mandiri

oleh -16 Dilihat
Bupati Ketapang Alexander Wilyo pimpin peringatan Hari Desa Nasional di Kabupaten Ketapang.

RUANG.IO, KETAPANG – Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Ketapang dipusatkan di halaman Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Kamis 15 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan penguatan sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan.

Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa desa memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan arah dan keberhasilan pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan desa akan berbanding lurus dengan kemajuan Kabupaten Ketapang secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri, di mana desa menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan kepemimpinan desa, telah dilaksanakan pula retreat kepala desa terpilih di Kompi 643 beberapa waktu lalu,” ujar Bupati.

Bupati berharap kegiatan tersebut mampu membangun karakter kepemimpinan, disiplin, kebersamaan, serta menyamakan persepsi kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh pemerintah desa agar mengelola dana desa secara transparan dan akuntabel.
Menurutnya Dana desa harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan desa.

“Pengelolaan dana desa harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bupati juga mendorong peran aktif kepala desa di tengah masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong.

“Perbaikan jalan desa dengan tingkat kerusakan ringan yang masih memungkinkan ditangani secara swadaya diharapkan dapat dilakukan bersama masyarakat, tanpa harus selalu menunggu anggaran pemerintah daerah,” pintanya.

Sementara itu, dalam bidang pendidikan, Bupati menegaskan bahwa kepala desa memiliki peran penting dalam mencegah anak putus sekolah.

“Kepala desa diminta aktif mendata serta menginformasikan kepada masyarakat mengenai berbagai program pemerintah daerah di bidang pendidikan,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, bahwa hingga saat ini sebanyak 192 desa atau 73,3 persen dari total 262 desa di Kabupaten Ketapang telah dilaunching sebagai desa ODF.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah desa, kecamatan, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Target saya dalam 3 tahun seluruh desa di Ketapang sudah ODF. Kita patut bersyukur, dalam waktu 10 bulan sudah mencapai 73,3 persen desa ODF. Ini modal kuat menuju desa sehat dan mandiri.” akunya.

Bupati berharap peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 ini menjadi pengingat bagi seluruh aparatur desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Saya menegaskan bahwa Ketapang adalah rumah besar kita semua. Rumah besar ini harus kita rawat dan bangun bersama secara adil dan berkelanjutan, dimulai dari desa sebagai fondasi utama, agar Ketapang benar-benar menjadi daerah yang maju dan mandiri,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.