Pimpin Rakor Optimalisasi PAD 2026–2030, Wabup Jamhuri Dorong Inovasi dan Kemandirian Daerah

oleh -21 Dilihat
oleh
banner 468x60

RUANG.IO, KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ketapang Tahun 2026–2030 yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Senin 18 Mei 2026, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.

Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ketapang memperkuat kemandirian fiskal daerah, sekaligus memastikan kapasitas pendapatan daerah mampu menopang pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan.

banner 336x280

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Kepala Bapenda, para kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam arahannya, Jamhuri menegaskan bahwa optimalisasi PAD merupakan bagian penting dalam memperkuat kemampuan fiskal daerah. Hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Menurutnya, penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah perlu ditopang kemampuan fiskal yang memadai. Salah satunya melalui peningkatan dan optimalisasi PAD.

“PAD merupakan pondasi dalam penerimaan pendapatan daerah dan menjadi modal dasar bagi daerah dalam pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan daerah,” ujarnya.

Jamhuri menekankan, keberhasilan meningkatkan PAD tidak hanya bergantung pada kebijakan pemungutan, tetapi juga membutuhkan sinergi, integritas, dan konsistensi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab dalam mengelola setiap potensi pendapatan daerah.

“Saya mengajak kita semua untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, karena setiap rupiah yang kita himpun akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang lebih baik. Mari kita buktikan bahwa daerah kita mampu mandiri, profesional, dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain mempertahankan kebijakan optimalisasi PAD yang telah berjalan, Jamhuri meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk aktif mencari potensi baru serta menghadirkan inovasi dan terobosan dalam meningkatkan penerimaan daerah.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar optimalisasi PAD tidak hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan, tetapi juga mampu memperluas sumber pendapatan yang potensial dan dikelola secara efektif sesuai ketentuan.

Melalui Rakor Optimalisasi PAD 2026–2030 ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang mendorong adanya langkah konkret dan kolaboratif dari seluruh perangkat daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal serta mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.