Sekda Ketapang Buka Job Fair 2026, Dorong Kolaborasi Strategis Cetak SDM Unggul dan Siap Kerja

oleh -40 Dilihat
oleh
banner 468x60

RUANG.IO, KETAPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Repalianto, secara resmi membuka Job Fair Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Gebyar Vokasi dan Pentas Seni di City Mall Ketapang, Senin, 11 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Repalianto membacakan sambutan tertulis Bupati Ketapang, Alexander Wilyo yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah. Sementara Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, juga tidak dapat hadir karena menjalankan agenda kedinasan lainnya.

banner 336x280

Mengawali sambutannya, Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Job Fair, Gebyar Vokasi, dan Pentas Seni.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan dunia industri, lembaga pendidikan, serta masyarakat dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kompeten, produktif, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja.

“Tema kegiatan hari ini, yaitu Kolaborasi Strategis Pemerintah Daerah dengan Industri Menuju Ketapang Sejahtera, merupakan tema yang sangat tepat dan memiliki makna mendalam. Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan kolaborasi yang kuat,” ujar Repalianto.

Ia menegaskan, perkembangan globalisasi, transformasi teknologi, serta perubahan kebutuhan pasar kerja menuntut generasi muda memiliki kemampuan yang lebih dari sekadar ijazah.

Para pencari kerja perlu dibekali kompetensi, keterampilan, karakter, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Dalam sambutan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan vokasi sebagai salah satu instrumen strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Pendidikan vokasi memiliki peran strategis sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan pendidikan vokasi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berwirausaha serta bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan dunia industri, serta lembaga pendidikan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

“Melalui Job Fair 2026, pemerintah berharap tercipta ruang yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri, sekaligus memperkuat keterhubungan antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar kerja di Kabupaten Ketapang,” timpalnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.