Wabup Ketapang Resmi Lepas 12 Jemaah Haji 2026, Titip Doa untuk Daerah

oleh -24 Dilihat
oleh
banner 468x60

RUANG.IO, KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir resmi melepas keberangkatan 12 jemaah haji Kabupaten Ketapang Tahun 2026, Jumat 8 Mei 2026, di Halaman Pendopo Bupati Ketapang.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Para jemaah akan bertolak menuju Tanah Suci untuk menjalankan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Jamhuri Amir mengajak seluruh pihak untuk bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada para jemaah sehingga dapat memenuhi panggilan untuk menunaikan ibadah haji.

“Tak henti-hentinya kita panjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul pada pagi hari ini dalam kegiatan pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Ketapang yang insyaAllah akan menuju penerbangan,” ujar Jamhuri.

Pada kesempatan tersebut, Jamhuri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena jumlah jemaah haji Kabupaten Ketapang tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, pembatasan kuota haji merupakan kebijakan pemerintah pusat yang salah satunya mempertimbangkan jumlah penduduk di masing-masing daerah.

“Kami mohon maaf bahwa haji tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jemaah kita tahun ini hanya 12 orang. Pemerintah daerah juga belum bisa berupaya maksimal untuk meningkatkan kuota karena sudah ada pembatasan dari pusat,” katanya.

Menurut Jamhuri, sistem pembagian kuota haji nasional disesuaikan dengan jumlah penduduk masing-masing wilayah. Daerah dengan jumlah penduduk lebih besar memperoleh kuota lebih banyak, meskipun masa tunggu keberangkatannya juga dapat lebih panjang.

“Kalau di Pulau Jawa antreannya bisa mencapai 40 sampai 50 tahun baru berangkat. Sementara di Ketapang paling lama sekitar 15 sampai 20 tahun,” jelasnya.

Jamhuri kemudian mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke Kabupaten Ketapang.

“Mudah-mudahan seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, selamat pergi dan selamat kembali ke tanah air,” ucapnya.

Selain itu, ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kesiapan fisik menjadi salah satu hal penting, terlebih terdapat jemaah yang telah lanjut usia.

“Pesan kami, jaga betul kesehatan karena ibadah haji sangat mengutamakan fisik. Apalagi ada orang tua kita yang sudah sepuh, sehingga harus saling menjaga dan tetap kompak selama di sana,” pesannya.

Jamhuri juga menyampaikan bahwa tahun ini tidak terdapat pendamping khusus dari Kabupaten Ketapang yang ikut bersama rombongan jemaah. Hal tersebut, kata dia, berkaitan dengan ketentuan baru yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Kami mohon maaf karena tahun ini aturan tidak memperbolehkan adanya pendamping dari daerah seperti tahun sebelumnya,” ungkapnya.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.